VIVAnews -
Umumnya lampion terbuat dari kain atau kertas berwarna. Tetapi, di
tangan kelompok Pemuda Karang Taruna di Cianjur, Jawa Barat, lampion ini
dibuat dari benang woll.
Masyarakat kini menamai Kampung Kalibundar, Desa Maleber, Kecamatan
Karang Tengah, Cianjur, Jawa Barat, dengan sebutan kampung kreatif.
Yana Supriatna, Ketua Karang Taruna di Kampung Kalibundar, mengatakan mulai menekuni kerajinan lampion sejak dua bulan lalu.
Hasil kreatifitas para pemuda Karang Taruna tersebut cukup unik.
Pada umumnya, lampion yang merupakan hiasan untuk mempercantik lampu ini
terbuat dari kain, atau kertas berwarna terang.
Namun, di tangan mereka, lampion dibuat dari bahan benang woll.
Bahkan, cara pembuatan kerajinan lampion ini dengan menggunakan media
balon tiup.
Keunikan lainnya, lampion yang dihasilkan pemuda ini didesain
dengan bermacam-macam motif dan karakter gambar, seperti karakter tokoh
kartun, hingga lambang klub sepakbola ternama dunia.
Yana menuturkan, untuk membuat lampion, selain melibatkan 20 orang
Karang Taruna, penggagas, dan ketua Karang Taruna, mereka juga
melibatkan ibu rumah tangga.
Dia menambahkan, pembuatan lampion ini menjadi lahan usaha yang menjanjikan. Pembuatannya terbilang mudah dan cukup sederhana.
Pertama, perajin harus meniup balon hingga membesar sesuai ukuran
yang dibutuhkan. Balon yang sudah menggelembung, lalu dilumuri lem kayu.
Kemudian, dililit dengan benang woll hingga seluruh permukaan balon ini
tertutup.
Lalu, balon kembali dilumuri lem, sebelum dijemur di bawah terik
matahari hingga bagian benang wol ini mengering. Setelah proses
penjemuran selesai, balon yang berada dalam lilitan benang woll ini
dilepaskan hingga menciptakan kerangka dari lampion.
Kemudian, perajin mulai menyiapkan pola gambar sesuai karakter yang
diinginkan, seperti lambang tim sepakbola, hewan lucu, hingga tokoh
kartun ternama Angry Bird yang banyak disukai anak-anak.
Dia menambahkan, dalam sehari, mereka mampu menghasikan 15-20 bola
lampion. Harga untuk satu buah lampion dibanderol Rp40-50 ribu,
tergantung tingkat kesulitan dan motif serta karakter gambar.
Meskipun masih baru, tetapi usaha pembuatan lampion ini sudah mulai dilirik masyarakat Kabupaten Cianjur dan luar daerah
mantaps pak eko
BalasHapusmasokk pak eko
Hapus