Apa yang Anda
pikirkan saat melihat gulungan benang di depan mata Anda? Sebagai
pebisnis pasti Anda akan memiliki segudang ide untuk membuatnya menjadi
rupiah. Seperti salah satu pebisnis bernama Zumaroh yang mengolah
gulungan benang tersebut menjadi rumah lampu.
Sebagai variasi, perempuan asal
Semarang, Jawa Tengah ini juga menghias lampion-lampion benang hingga
menyerupai tokoh kartun atau karakter lainnya. Ide bisnis rumah lampu
dari benang jahit ini muncul setelah dirinya melihat lampion benang
namun polos. Lalu, apa saja yang perlu Anda lakukan sebelum memulai
bisnis ini? Tentunya, dalam menjalankan bisnis apapun, Anda perlu
mempersiapkan dana segar sebagai modal.
Kabar baiknya adalah karena modal dari
bisnis kreatif ini tidaklah besar. Menurut Zumaroh, Anda hanya perlu
menyiapkan dana setidaknya Rp. 500.000. Dana segar ini digunakan untuk
membeli gulungan benang jahit, balon, bahan flannel, dan lem. Salah satu
cara unik yang dilakukan Zumaroh sebelum membuat produk ini adalah
dengan membeli lampion benang yang sudah ada di pasaran untuk di
analisa.
Tentu saja, kerajinan rumah lampu dari benang jahit yang ia jalankan tidak langsung sukses.Ia perlu melakukan beberapa eksperimen hingga menemukan cara yang pas. Prosesnya memang gampang-gampang susah.
Dalam hal ini, Anda harus membelitkan
benang jahit ke seleuruh permukaan balon. Jika semua permukaan balon
sudah tertutup, Anda bisa mulai mengelem hingga benang menjadi kaku.
Selanjutnya merupakan langkah yang paling penting dan paling rumit,
yaitu membentuknya menjadi tokoh kartun atau karakter.
Untuk desain tokohnya, Anda bisa mencari
gambar di internet. Kemudian cetak gambar tersebut di kain flannel.
Rangkai dan tempel cetakan di lampion kemudian pasang lampunya. Salah
satu cara promosi paling efektif dalam menjalankan bisnis rumah lampu
dari benang jahit ini adalah menggunakan media sosial media.
Jika produk Anda bagus, pasti banyak
teman Anda dari jejaring sosial yang akan membelinya. Jika Anda membuat
sendiri seperti Zumaroh, ada baiknya terus mengasah kemampuan. Nantinya,
Anda bisa mulai mencoba untuk membuat rumah lampu dengan desain sesuai
dengan keinginan pembeli Anda. Jangan dikira bisnis ini sepi pembeli.
Faktanya, banyak pembeli yang menjadikan
lampion dari benang jahit ini sebagai hadiah untuk orang-orang terkasih
mereka. Untuk membuatnya eksklusif, mereka ingin lampion tersebut
berbentuk orang-orang tersebut.
Inilah mengapa mereka sering mengirim
foto orang-orang yang akan mereka kirimi hadiah ini. Bagaimana dengan
peluang bisnis rumah lampu dari benang jahit ini? Zumairoh sendiri
mengaku sudah bisa mengerjakan 200 hingga 300 pesanan setiap bulan. Ia
sudah dibantu oleh 6 karyawan. Bahkan, ia mengaku bahwa jumlah itu masih
belum bisa memenuhi permintaan konsumen.
Bayangkan peluang bisnis besar hanya
dari benang jahit ini. Harga produknya memang bervariasi namun biasanya,
produk lampion benang jahit ini dibandrol dengan harga Rp.
50.000 hingga Rp. 85.000 per lampu untuk pasar ritel. Dengan mengambil
keuntungan 50% tiap lampunya, kini omzet bisnisnya ini bisa mencapai Rp.
15.000.000 per bulan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar